berjalan gontai menyusuri aspal panas siang hari, saat merasakan beban teramat berat…
| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Jan | ||||||
| 1 | ||||||
| 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 |
| 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 |
| 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 |
| 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 |
| 30 | ||||||
berjalan gontai menyusuri aspal panas siang hari, saat merasakan beban teramat berat…
entah, apa yang aku bicarakan ini bisa dipertanggungjawabkan atau kurang bisa. Yang jelas aku mendengar ini dari beberapa seniorku di Lendah…
Sebuah dusun yang mempunyai titik mula pada sebuah masjid dan makam kuno. Sekarang orang2 biasa menyebut Masjid al Furqon dan Makam Kyai Landoh. Adapun nama makam ini dinisbatkan pada seorang pioneer bagi kehidupan masyarakatnya, beliau bernama Kyai Landoh Syeh Jangkung. Mendirikan sebuah peradaban di wilayah yang sekarang dikenal sebagai dusun Lendah
Masjid al furqon. Merupakan masjid tertua diwilayah Kecamatan Lendah. Dulunya merupakan masjid kecamatan, yang berfungsi sebagai sentra kegiatan keagamaan. Diyakini beberapa orang bahwa Masjid al Furqon masih punya afiliasi dengan Keraton Ngayogyokarto Hadiningrat, hal ini berdasar pada tanah tempat berdirinya mempunyai status Sultan Ground. Sekarang baru tahap renovasi yang panjang dan melelahkan, belum sempurna dengan rencana awal sudah kena musibah Gempa 27 Mei 2006. Ujian dari Allah yang Maha Besar
Makam Kyai Landoh. Di bagian utara terdapat Makam Petilasan Mbah Kyai. Banyak juga yang berziarah ke sana.
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!